“Mengurai Hukum, Menyusun Etika: Jalan Menuju Ekonomi Islami”

Month March 2019

JATUH CINTA LAGI

Rasa itu pernah ada dan kembali hadir, saat kubaca pesanmu di salah satu grup whatsapp Aku mengenalmu dua tahun silam. Saat itu, aku diliputi kegelisahan dan sedang terpuruk dalam hidup. Seakan kau datang sebagai pelipur laraku dan menjadi penolong dari… Continue Reading →

BERWARNA ITU HAKIKATNYA SATU

Selain Tuhan, cinta juga abadi. Pun karena cinta, kita hadir di dunia ini. Dan hanya dengan cinta pula kita bisa kembali kepada cinta sejati kita, Dia Yang Maha Mencintai. Kehadiran kita di dunia ini adalah buah dari cinta. Saat ayah… Continue Reading →

PERBEDAAN ITU RAHMAT

Teologi bunuh diri’ jika menyusup ke ranah politik akan bermetamorfosis menjadi ‘teologi perang’ KOMARUDDIN HIDAYAT PM New Zealand, Jacinda Arden Baru saja kita mendapatkan berita duka dari sebuah negara yang konon kabarnya memiliki index ke-islam-an terbaik di dunia, New Zealand…. Continue Reading →

PERSAMAAN ITU?

Ketika Al-Qur’an menyebut alat yang dipakai untuk ya’qilun, maka yang dirujuk bukanlah akal (‘aql) melainkan qalb (hati). Jadi, dalam Al-Qur’an, dalam konsep Islam, akal itu adalah hati, dan hati itu adalah akal. Tasawuf, seperti juga filsafat, biasanya dikelompokkan menjadi dua,… Continue Reading →

SYARIAH VS THARIQAH

Bagi kaum sufi, syariat adalah landasan tasawuf (thariqah), sedangkan thariqah adalah jalan menuju hakikat (haqiqah atau kebenaran sejati) Salah satu masalah kontroversial tentang tasawuf adalah anggapan bahwa kaum sufi menyepelekan keharusan mentaati kewajiban-kewajiban syariat. Kesalahan tersebut adalah pemahaman yang paling… Continue Reading →

SIKAP SEORANG SUFI

Memang susah menjelaskan sufi dan tasawuf, apabila orang tidak menjalankannya dengan bergabung dalam tarekat yang dipimpin oleh seorang Syaikh. Sebagai orang awam, tentu terlebih-lebih saya tidak punya bakat untuk memahami sufi dan ajarannya.ROSIHAN ANWAR, “Petite histore” Indonesia, Volume 2 (Kompas,… Continue Reading →

ZUHUD DAN CINTA

Muhammad–Sang Sufi Teragung–memilih untuk kembali ke dunia dan mengejawantahkan “persatuannya” dengan Allah dalam bentuk kekuatan revolusioner untuk mereformasi kaumnya, dan membebaskan umat manusia dari perampasan hak-hak mereka. HAIDAR BAGIR Nabi SAW memilih kembali ke dunia setelah bertemu Allah SWT. Ia… Continue Reading →

SIKAP ZUHUD DALAM ISLAM II

Jangan terlalu memikirkan dunia IBN ‘ARABI Zuhud adalah sikap memalingkan wajah dari kenikmatan dunia dan senantiasa melakukan aktivitas duniawi dengan beriontasi pada akhirat. Telah masyur sebuah kisah tentang seorang syaikh yang hidup sederhana. Dia makan sekedar kebutuhan untuk bertahan hidup saja. Ia… Continue Reading →

SIKAP ZUHUD DALAM ISLAM

“Dunia adalah tempat untuk mencari ilmu dan hikmah bagi orang-orang yang ingin meraihnya, tempat beribadah bagi sahabat-sahabat Allah dan bagi para malaikat.” IMAM ‘ALI IBN ABI THALIB Apa yang terlintas dalam pikiran kita ketika mendengar kata “tasawuf” dan “sufi”? Maka… Continue Reading →

DARI TASAWUF KE TAREKAT

Praktik asketisme dalam Islam pada abad ke-1 H sampai abad ke-2 H telah berkembang lebih jauh pada abad ke-3 H awal sampai abad ke-4 H. Fase kedua dari perkembangan asketisme ini adalah lahirnya metode ber-tasawuf. Karya-karya yang mengulas tentang cara… Continue Reading →

« Older posts

© 2026 RAMLI SEMMAWI — Powered by WordPress

Theme by Anders Noren — Up ↑