“Mengurai Hukum, Menyusun Etika: Jalan Menuju Ekonomi Islami”

Author ramlisemmawi

SIKAP ZUHUD DALAM ISLAM II

Jangan terlalu memikirkan dunia IBN ‘ARABI Zuhud adalah sikap memalingkan wajah dari kenikmatan dunia dan senantiasa melakukan aktivitas duniawi dengan beriontasi pada akhirat. Telah masyur sebuah kisah tentang seorang syaikh yang hidup sederhana. Dia makan sekedar kebutuhan untuk bertahan hidup saja. Ia… Continue Reading →

SIKAP ZUHUD DALAM ISLAM

“Dunia adalah tempat untuk mencari ilmu dan hikmah bagi orang-orang yang ingin meraihnya, tempat beribadah bagi sahabat-sahabat Allah dan bagi para malaikat.” IMAM ‘ALI IBN ABI THALIB Apa yang terlintas dalam pikiran kita ketika mendengar kata “tasawuf” dan “sufi”? Maka… Continue Reading →

DARI TASAWUF KE TAREKAT

Praktik asketisme dalam Islam pada abad ke-1 H sampai abad ke-2 H telah berkembang lebih jauh pada abad ke-3 H awal sampai abad ke-4 H. Fase kedua dari perkembangan asketisme ini adalah lahirnya metode ber-tasawuf. Karya-karya yang mengulas tentang cara… Continue Reading →

ASKETISME (ZUHUD) DALAM ISLAM

Asketisme adalah paham yang memperaktikkan kesederhanaan, kejujuran, dan kerelaan berkorban. Dalam Islam, asketisme ini dipraktikkan oleh kaum sufi. Pada masa awal paham sufisme (tasawuf) berkembang merentang mulai akhir abad ke-1 H sampai sekitar abad ke-2 H. Gerakan zuhud (asketisme)–yakni, gaya… Continue Reading →

PESONA ISLAM YANG HILANG II

“Ya Allah, jika aku menyembah-Mu karena berharap surgamu, maka jauhkanlah surga itu dariku. Jika aku menyembah-Mu karena takut neraka-Mu, masukkan aku ke dalamnya. Tapi, jangan halangi aku dari melihat wajah-Mu.”RABI’AH AL-’ADAWIYYAH Diriwayatkan, Rabi’ah al-’Adawiyyah pernah ditemui orang berjalan di jalanan… Continue Reading →

PESONA ISLAM YANG HILANG

Sesungguhnya ini adalah peringatan, maka ada jalan kepada Rabb bagi siapa yang mau.” (QS. Al-Muzzammil [73]: 19). Tasawuf, bagi pendukungnya, tak lain dan tak bukan adalah jalan yang dipraktikkan oleh Nabi SAW. Kaum sufi, dalam hal ini, merasa mendapatkan penguatan… Continue Reading →

BERCERMINLAH

“Kapan cahaya Yang Maha Kuasa berada dalam hati? Jika kau mencari cahaya-Nya, akan kau temukan di sana. Tapi, bukan berarti bahwa cahaya-Nya menang benar-benar di hati. Jika kau menemukan di dalamnya, seakan kau menemukan lukisan diri dalam sebuah cermin, sekalipun… Continue Reading →

MULAI DENGAN HATI YANG JUJUR

“Nafsu adalah seperti bayi yang disapih. Ia akan meronta-ronta jika tidak diberi apa yang diminta.” Memahami aspek esetorik Islam tentu membutuhkan ilmu alat. Ilmu itu dikenal dengan nama Tasawuf. Tasawuf ini memiliki dua aspek: aspek teoretis (nazhari) dan aspek praktis… Continue Reading →

BERAGAMA DENGAN HATI II

“Dia berada di mana saja dan dalam setiap gerakan, tapi bukan ini dan bukan pula itu; Dia mengejawantah dalam setiap ruang. Namun sebenarnya Dia tanpa-ruang.” Perbedaan adalah suatu keniscayaan. Kadangkala dalam suatu keluarga, kelompok, masyarakat dan negara sekalipun sering terjadi… Continue Reading →

BERAGAMA DENGAN HATI

“Agama akan jadi seperti benteng, tempat berlindung dan menyerang kelompok lain, jika dia dijadikan ideologi. Apalagi jika ditambah amarah dan kebencian. Bisa jadi dia kuat, tapi kaku dan sempit pengaruhnya. Biarkanlah agama penuh kelembutan, maka dia akan meresap ke mana-mana… Continue Reading →

« Older posts Newer posts »

© 2026 RAMLI SEMMAWI — Powered by WordPress

Theme by Anders Noren — Up ↑